Dari beragam jenis ikan laut yang ada, mungkin Anda belum terlalu mengenal ikan kakatua. Ikan kakatua termasuk dalam kelompok ikan yang jarang ditemui dan sering disebut sebagai ikan somay karena giginya yang melengkung keluar menyerupai paruh burung kakatua. Biasanya, ikan kakatua memiliki warna kulit hijau dengan sentuhan jingga.[1] Saat ini, jumlah jenis ikan kakatua semakin bertambah dengan variasi harga jual yang berbeda-beda.

Ikan kakatua merupakan kelompok spesies ikan laut yang banyak ditemukan di perairan dangkal tropis dan subtropis di seluruh dunia, terutama di terumbu karang, pantai berkarang, dan padang lamun. Mereka hidup di perairan laut yang terkait dengan terumbu karang pada kedalaman antara 1 hingga 25 meter. Wilayah penyebaran ikan kakatua mencakup Indo-Pasifik, Laut Merah, hingga Kepulauan Line dan Ducie, dari Jepang bagian utara hingga selatan, Teluk Shark, Australia Barat, Lord Howe, dan Kepulauan Rapa.

Ciri Fisik Ikan Kakatua

Ikan herbivora ini sering terlihat berkumpul dengan spesies lain saat mereka sedang makan di luar terumbu karang. Mungkin tidak banyak yang menyadari bahwa ikan kakatua memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian terumbu karang. Hal ini karena ikan kakatua memiliki kebiasaan yang unik yaitu memakan karang-karang yang sudah mati, alga, atau ganggang yang menutupi karang hidup.[2]

Peran dan Manfaat Ikan Kakatua

Tidak mengherankan bahwa ikan kakatua, yang merupakan spesies dilindungi dan tidak disarankan untuk dikonsumsi, menjadi perbincangan yang ramai di kalangan masyarakat. Hal ini dikarenakan peran pentingnya dalam menjaga keseimbangan ekosistem terumbu karang. Meskipun belum secara resmi dilindungi, beberapa orang masih diizinkan untuk memperjualbelikan ikan indah ini.

Budidaya Ikan Kakatua

Reproduksi ikan kakatua melibatkan proses pemijahan sebagai metode utama. Pemijahan ini secara alami terjadi pada induk yang telah matang gonad, yang dapat dikenali dari perubahan morfologi tubuh menjadi bulat. Induk-iinduk yang akan dipijahkan ditempatkan secara berpasangan dalam akuarium yang dilengkapi dengan substrat berupa batu pipih sebagai tempat meletakkan telur.

Dalam satu siklus reproduksi, sepasang ikan kakatua dapat melakukan pemijahan sebanyak empat kali dengan selang waktu sekitar 14 hingga 18 hari. Jumlah telur yang dihasilkan, juga dikenal sebagai fekunditas, berkisar antara 1.000 hingga 1.900 butir. Tingkat keberhasilan pembuahan mencapai 96%, sementara tingkat penetasan mencapai 78,6%.

Selain sebagai sumber reproduksi, ikan kakatua juga memiliki nilai ekonomi sebagai bahan makanan yang diolah menjadi ikan asin. Ikan yang berukuran kecil sering dipasarkan untuk digunakan dalam akuarium air laut. Namun, berapa harga berbagai jenis ikan kakatua saat ini di pasaran?

Ikan Kakatua untuk di Konsumsi - acme.solvosoft.com
Ikan Kakatua untuk di konsumsi – acme.solvosoft.com

Harga Ikan Kakatua Konsumsi

Jenis dan Ukuran Ikan Kakatua Harga
Ikan Kakatua Fillet Frozen 1 Kg Rp59.400
Ikan Kakatua Biru (Half Green) 1 Kg Rp60.000
Ikan Kakatua (Napoleon) segar 1 Kg Rp65.000
Ikan Asin Kakatua 1 Kg Rp90.000

Jika dibandingkan dengan penawaran sebelumnya, harga ikan kakatua konsumsi di pasar saat ini cenderung stabil. Namun, terdapat beberapa varietas ikan kakatua konsumsi yang mengalami kenaikan harga, seperti ikan kakatua yang telah diolah menjadi ikan asin yang sebelumnya dibanderol dengan harga Rp82 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp90 ribu per kilogram.

Selain dimanfaatkan sebagai bahan konsumsi, ikan kakatua juga sering dibeli sebagai ikan hias untuk dipelihara. Salah satu varietas yang umum ditemui di pasar adalah kakatua merah atau red parrot. Berikut ini adalah daftar harga ikan kakatua hias terkini.

Harga Ikan Kakatua Hias

Jenis dan Ukuran Ikan Kakatua Harga per Ekor
Kakatua Merah/Red Parrot Cichlid Air Tawar 12 cm Rp75.000
Kakatua Merah/Red Parrot 8-9 cm Rp85.000
Kakatua Merah/Red Parrot 7-8 cm Rp90.000
Kakatua Merah/Red Parrot 25-27 cm Rp620.000

Harap diingat, harga ikan kakatua hias yang disebutkan di atas dapat mengalami fluktuasi. Untuk mendapatkan ikan ini, Anda dapat mencarinya di pasar ikan terdekat atau menjelajahi berbagai platform e-commerce dan situs jual beli online untuk menemukan harga terbaik yang tersedia.

[1] Bahan, Buhar. 2004. Panduan Praktis Memilih & Menangani Produk Perikanan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, hlm. 38.

[2] Vincentius, Angelinus. 2020. Sumber daya Ikan Ekonomis Penting dalam Habitat Mangrove. Jakarta: Deepublish, hlm. 107.