Selain ayam dan sapi, daging kambing juga memiliki banyak penggemar di antara masyarakat. Dalam beberapa hidangan favorit di Indonesia, daging kambing sering digunakan sebagai bahan utama masakan. Daging kambing sering menjadi pilihan alternatif ketika harga daging sapi sedang tinggi.

Daging kambing memiliki tekstur dan rasa yang khas, meskipun tidak semua orang menyukainya. Beberapa orang memiliki pantangan terkait daging kambing karena alasan kesehatan. Namun, bagi mereka yang tidak memiliki pantangan, mengonsumsi daging kambing dapat memberikan sejumlah manfaat bagi kesehatan.

Setiap tahun, kontroversi seputar daging kambing sering muncul. Beberapa mengatakan bahwa daging kambing dapat menyebabkan berbagai penyakit seperti kolesterol. Namun, sebenarnya, jika dikonsumsi dengan porsi yang tepat dan melalui proses pengolahan yang benar, daging kambing memiliki manfaat yang baik bagi kesehatan tubuh. Setidaknya, ada beberapa manfaat sehat yang dapat diperoleh dengan mengonsumsi daging kambing.

Manfaat Daging Kambing

Untuk mendapatkan manfaat optimal dari daging kambing, disarankan untuk menghindari penggunaan santan, minyak, dan gula yang berlebihan. Dengan cara ini, manfaat alami dari daging kambing dapat dirasakan dengan baik. Perlu diketahui bahwa daging kambing memiliki perbedaan sedikit dengan daging sapi, karena daging kambing cenderung mengandung sedikit lemak dibandingkan dengan daging sapi. Hal ini menjadikannya pilihan yang baik bagi pria yang ingin mengurangi konsumsi asam lemak atau memiliki masalah obesitas. Manfaat dari daging kambing juga lebih terasa dibandingkan dengan daging sapi atau ayam.

Daging Kambing / Mutton (sumber: birmilyonnokta.com)
Daging Kambing / Mutton (sumber: birmilyonnokta.com)

Harga Daging Kambing per Kilogram

Harga daging kambing sering mengalami fluktuasi setiap tahun. Pada tahun 2019, harga daging kambing berkisar Rp100 ribuan per kilogram. Kemudian, pada tahun 2020, terjadi kenaikan harga menjadi sekitar Rp115 ribuan per kilogram. Bahkan, di beberapa pasar seperti Pasar Grogol, Pasar Mampang Prapatan, dan Pasar Mayestik, harga daging kambing mencapai Rp120 ribuan per kilogram.

Pada tahun 2021, harga daging kambing terus mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya. Jika pada tahun 2020 harga daging kambing di pasaran mencapai Rp120 ribuan per kilogram, pada tahun 2021, harganya berkisar antara Rp123 ribu hingga Rp175 ribu per kilogram, tergantung tempat pembelian.

Meskipun harga daging kambing lokal dan impor sama di tingkat eceran, pedagang mengaku lebih untung dengan menjual daging kambing impor karena perbedaan harga. Menurut para pedagang tahun 2021, harga beli daging impor di Rumah Potong Hewan (RPH) lebih murah sekitar Rp20 ribu hingga Rp30 ribuan per kilogram dibandingkan harga daging kambing lokal.

Pada tahun 2022, harga daging kambing rata-rata Rp130 ribu per kilogram. Di Pasar Senen, Pasar Kramat Jati, dan Pasar Perumnas Klender, harga daging kambing sekitar Rp130 ribu per kilogram. Namun, harga daging kambing yang paling mahal ditemukan di Pasar Rawamangun, yaitu sekitar Rp170 ribuan per kilogram. Harga tersebut mengalami perubahan jika dibandingkan dengan tahun 2021.

Meskipun terdapat daging kambing impor, sebagian besar konsumen tidak mengetahui perbedaan antara daging kambing lokal dan impor. Artinya, harga jual daging kambing bergantung pada kebijakan masing-masing pedagang. Namun, beberapa pedagang memilih menjual daging kambing lokal karena kehalalannya lebih terjamin dibandingkan daging kambing impor.

Selain dijual dalam bentuk kemasan daging per kilogram, masyarakat umumnya juga membeli kambing atau domba hidup untuk acara seperti Aqiqah dan Kurban menjelang Idul Adha. Ketika memiliki banyak daging kambing, penting untuk mengolahnya dengan benar dan mengonsumsinya dalam jumlah yang tepat. Asal tidak berlebihan dan menghindari konsumsi bagian yang berlemak, tidak akan ada masalah.